ASCC 2026: Kompetisi Sains dan Kreativitas Santri Pesantren Terpadu Almuslim

Pesantren Terpadu Almuslim kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan ASCC (Almuslim Science Computer Competition) yang diikuti oleh seluruh santri Pesantren Terpadu Almuslim. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 5 Februari 2026 ini menjadi ajang pengembangan potensi di bidang sains, numerasi, teknologi, dan kreativitas yang berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang telah menjadi ikon kompetisi akademik di lingkungan Pesantren Terpadu Almuslim.

Adapun cabang lomba yang dipertandingkan dalam ASCC tahun ini meliputi:

  1. Eksperimen Sains, yang menguji kemampuan santri dalam melakukan percobaan ilmiah serta memahami konsep sains melalui praktik langsung.
  2. Berhitung Cepat, yang menantang ketelitian dan kecepatan peserta dalam menyelesaikan soal-soal numerasi dalam waktu terbatas.
  3. Ranking 1, lomba adu wawasan berbasis sistem eliminasi hingga tersisa satu peserta terbaik sebagai juara.
  4. Mengetik Cepat Bahasa Arab, yang menguji kecepatan dan ketepatan santri dalam mengetik teks Arab sesuai kaidah penulisan yang benar.
  5. Kartunis Pontren, cabang lomba kreatif yang mengajak santri menuangkan gagasan, kritik edukatif, serta pesan moral kehidupan pesantren dalam bentuk karya kartun yang inspiratif.

Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga siang hari dengan sistem perlombaan yang terjadwal dan terstruktur. Seluruh santri berpartisipasi aktif sesuai dengan kategori lomba yang telah ditentukan. Suasana kompetisi berjalan tertib dan kondusif, tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas serta semangat ukhuwah.

Direktur Pesantren Terpadu Almuslim, Ustadz Iswan Fadlin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ASCC bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana pembinaan karakter dan penguatan kompetensi santri.

“ASCC ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi tentang proses belajar, keberanian mencoba, dan membangun mental kompetitif yang sehat. Kami ingin santri Almuslim tidak hanya unggul dalam ilmu keislaman, tetapi juga memiliki kemampuan sains, teknologi, dan kreativitas yang siap bersaing di masa depan,” ujar beliau.

Melalui kegiatan ASCC 2026 ini, Pesantren Terpadu Almuslim berupaya membangun generasi santri yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing tinggi. ASCC terus menjadi simbol keseriusan pesantren dalam menghadirkan pendidikan yang integral dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *