Pesantren Terpadu Almuslim kembali menghadirkan inovasi dalam program kebahasaan melalui kegiatan Almuslim Presenter Competition yang dilaksanakan pada Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi pengganti lomba drama bahasa yang selama ini rutin digelar, dengan format baru yang lebih menantang dan komunikatif.
Kompetisi ini berada di bawah koordinasi Bidang Penggerak Bahasa Pusat dan diikuti oleh perwakilan dari setiap asrama di lingkungan Pesantren Terpadu Almuslim. Setiap asrama mengirimkan delegasi terbaiknya untuk tampil sebagai presenter menggunakan bahasa Inggris di hadapan dewan juri dan para santri.
Perubahan format lomba ini dilakukan sebagai langkah strategis dalam memperkuat budaya bahasa di pesantren. Jika sebelumnya santri berlatih melalui pementasan drama, tahun ini mereka ditantang untuk tampil sebagai presenter yang percaya diri, komunikatif, serta mampu menyampaikan gagasan secara runtut dan meyakinkan dalam bahasa Inggris.
Direktur Pesantren Terpadu Almuslim, Ustadz Iswan Fadlin, dalam sambutannya menegaskan pentingnya keberanian dalam berbahasa sebagai kunci membuka peluang masa depan.
“Tahun ini kita beralih ke lomba presenter sebagai bentuk penguatan kompetensi komunikasi santri. Berbahasa bukan hanya soal tata bahasa yang benar, tetapi tentang keberanian untuk mengungkapkan gagasan dengan percaya diri. Di era global saat ini, bahasa adalah kunci untuk membuka wawasan, memperluas jaringan, dan meraih masa depan yang lebih luas. Karena itu, saya berharap para santri tidak hanya belajar bahasa, tetapi membiasakan diri untuk berani berbicara dan tampil.”
Pelaksanaan lomba berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Setiap peserta menampilkan kemampuan public speaking, penguasaan materi, intonasi, serta kepercayaan diri dalam membawakan topik yang telah ditentukan.
Kegiatan ini bertujuan untuk melatih keberanian santri dalam berbicara di depan umum, meningkatkan keterampilan komunikasi dalam bahasa Inggris, serta membentuk mental percaya diri. Dengan adanya Almuslim Presenter Competition, pesantren berharap budaya berbahasa aktif semakin tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari santri.
Pesantren Terpadu Almuslim berupaya melahirkan generasi santri yang kuat dalam ilmu keislaman, kompeten dalam komunikasi global, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
